Jenis Aksesoris Jangkar Kapal

Rantai jangkar merupakan sebuah rantai yang menghubungkan badan kapal dengan jangkar. Jangkar itu sendiri berfungsi untuk menahan kapal saat sedang berlabuh, baik di pelabuhan maupun di tengah laut.  Jangkar dan rantai jangkar menjaga agar kapal tetap berada di tempatnya dan tidak terbawa arus. Serangkaian aksesoris rantai jangkar dibutuhkan untuk dapat membentuk rantai jangkar yang berfungsi dengan baik.

Sebelum membahas aksesoris rantai jangkar, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui seputar rantai jangkar:

  • Panjang rantai jangkar kapal berdasarkan sistem dari Inggris (Imperial) dan Amerika (US Customery System) adalah sepanjang 100-200 fathom, tergantung pada jenis dan ukuran kapalnya.
  • Fathom adalah satuan ukuran yang digunakan untuk mengukur kedalaman laut. 1 fathom = 1,8288 meter.
  • Rantai jangkar dijual dengan satuan length (1 length = 27,5 meter = 15 fathom).
  • Untuk mencapai ukuran panjang rantai jangkar sepanjang 100-200 fathom, maka dibutuhkan beberapa aksesoris rantai jangkar.

Berikut ini beberapa aksesoris rantai jangkar yang berperan penting dalam pembuatan rantai jangkar:

1. Kenter Shackle

Alat ini memiliki bentuk menyerupai mata rantai jangkar, dengan bagian tengah yang bisa dilepas. Kenter shackle berfungsi untuk menghubungkan rantai yang satu dengan rantai yang lain. Beberapa length rantai dihubungkan dengan kenter shackle sehingga terbentuk rangkaian rantai sesuai dengan panjang yang dibutuhkan. Kenter shackle digunakan untuk menghubungkan rantai dengan jenis common link. Hal ini dapat dilihat dengan bentuk kenter shackle yang serupa dengan mata rantai jenis common link.

2. Joining Shackle

Shackle yang satu ini memiliki fungsi sama dengan kenter shackle. Perbedaannya adalah, joining shackle digunakan pada mata rantai jenis end link. Mata rantai jenis ini memiliki bagian tengah yang bolong, berbeda dengan common link.

3. Swivel atau Kili-kili

Setelah rantai digabung hingga mencapai panjang yang dibutuhkan, kemudian pada bagian ujung akan dipasang swivel sebagai penghubung ke jangkar. Swivel atau kili-kili itu sendiri merupakan satu set yang terdiri dari empat mata rantai dengan satu poros yang dapat berputar. Fungsi dari swivel ini adalah agar jangkar dapat bergerak mengikuti gerakan arus tanpa khawatir akan kusut. Pemasangan swivel jangan sampai terbalik. Bagian common link harus terhubung dengan kenter atau joining shackle. Sementara bagian end link akan dihubungkan dengan anchor shackle.

  1. Anchor shackle

Alat ini menghubungkan swivel ke jangkar. Anchor shackle memiliki bentuk menyerupai joining shackle, namun ukurannya lebih besar. Teknisnya adalah, anchor shackle akan dikaitkan ke crown shackle, itu shackle yang menempel pada bagian atas jangkar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top