Maximum Up Date

Apa Itu Geomembrane, Jenis dan Fungsinya.

anung
anung

Geomembrane HDPE merupakan bahan kedap air yang bentuknya berupa lembaran, material ini banyak digunakan sebagai lapisan pada tempat pembuangan akhir dan kolam limbah untuk menjaga tercemarnya tanah dari sampah atau limbah produksi.

Geomembrane memiliki beragam ketebalan mulai dari 0.5 mm hingga 3 mm, selain sifatnya yang kedap air material ini juga tahan terhadap cairan kimia, tahan suhu panas hingga 90 derajat celcius, tahan terhadap ultraviolet dan tahan terhadap mikroorganisme.

Saat ini penggunaan geomembrane tidak terbatas pada kolam limbah dan tempat pembuangan akhir, namun juga banyak digunakan sebagai lapisan pada kolam tambak udang, ikan, dan garam. Hal ini dikarenakan penggunaan geomembrane dapat meningkankan efisiensi produksi serta biaya perawatan yang relative murah.

Jenis Geomembrane

Geomembrane dibagi dalam beberapa jenis berdasarkan dari material pembuatannya, berikut ini adalah jenis-jenis dari Geomembrane.

Geomembrane HDPE

Geomembrane HDPE ini seperti yang sudah dibahas diatas adalah jenis Geomembrane yang paling banyak digunakan dan dijual di pasaran. Geomembrane

Geomembrane LDPE

Geomembran LDPE (low density polyethylene) ini bias dibilang geomembrane yang memiliki  ketebalan paling tips diantara jenis geomembrane lainnya, oleh karena itu jenis LDPE ini sangat flexible. Pembuatannya sendiri dengan proses kopolimerisasi etilena dengan tekanan dan suhu yang rendah.

Fleksibel Polipropilena (FPP)

Geomembran FPP dari segi kualitas bisa dibilang lebih baik dari jenis HDPE, namun karena proses adalah dengan polimerisasi resin yang di campur dengan karet etilen propilena dan polipropilena sehingga Jenis FPP ini tidak cocok digunakan sebagai pelapis tambak, namun lebih kepenggunaan industry seperti kolam limbah.

anung
Teknologi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *